Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Tengah, Candra Puasati, menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Perwakilan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Lampung Tengah Masa Jabatan 2024–2027 yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (10/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dengan dihadiri oleh jajaran pengurus BWI Provinsi Lampung serta para pemangku kepentingan terkait.
Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Lampung Tengah resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat pada hari Rabu (10/12/2025).. Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BWI Provinsi Lampung, Heri Suliyanto,Acara yang digelar di di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah
Pengukuhan Pengurus Badan Wakaf Indonesia tersebut di hadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Tengah, Candra Puasati, Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dengan dihadiri oleh jajaran pengurus BWI Provinsi Lampung serta para pemangku kepentingan terkait.
Adapun Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Lampung Tengah di motori oleh Mantan Camat Bandar Mataram Sunardi,dengan wakil ketua Indra Gandi Sekretaris: Ahmad Taqiyudin Absor dan Bendahara: Dedeh Joharsyah
Dalam sambutannya, Candra Puasati menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk mendukung optimalisasi pengelolaan wakaf di Lampung Tengah. Ia menegaskan bahwa wakaf memiliki potensi besar dalam mendorong kesejahteraan masyarakat apabila dikelola secara tepat dan berkelanjutan.
Dengan terbentuknya pengurus yang baru, diharapkan BWI Kabupaten Lampung Tengah mampu semakin memperkuat tata kelola wakaf serta memperluas program-program pemberdayaan masyarakat berbasis aset wakaf di daerah tersebut.
Sementara itu Sunardi dalam kesempatan tersebut usai dikukuhkan kepada awak media mengatakan ia akan berkomitmen untuk menjalankan program-program yang berfokus pada pemberdayaan wakaf produktif dan penguatan ekonomi umat. Selain itu sunardi juga akan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memaksimalkan potensi wakaf, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi.
Sunardi menegaskan bahwa wakaf merupakan instrumen ibadah yang berdampak besar secara sosial ekonomi, namun pengelolaannya di Kabupaten Lampung Tengah masih belum optimal masih Banyak aset wakaf belum terdata, belum produktif, dan tidak diketahui keberadaannya. Kedepannya Pengurus BWI yang ia Pimpin akan memetakan dan mengembangkan aset wakaf secara profesional dan akuntabel,” jelasnya.














