Lampung Tengah – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas terselenggaranya Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Pendidikan Karakter Generasi Muda/Siswa melalui Penerapan Nilai Kemanusiaan (PNK) yang berlangsung di Hotel BBC, Bandar Jaya, pada Sabtu (7/2/2026).
Plt Bupati menilai kegiatan tersebut sangat strategis dan relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini, khususnya dalam membentuk karakter peserta didik di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.
Menurutnya, pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah dan bangsa tidak semata-mata diukur dari capaian akademik, melainkan dari kualitas sumber daya manusia yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Plt Bupati menjelaskan bahwa penerapan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan pendidikan, seperti empati, toleransi, saling menghargai, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab, merupakan langkah penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang mampu hidup harmonis di tengah keberagaman. Nilai-nilai tersebut perlu ditanamkan secara konsisten melalui proses pembelajaran, keteladanan pendidik, serta budaya sekolah yang positif.
Ia berharap FGD ini dapat menghasilkan rumusan langkah-langkah strategis dan konkret yang dapat diimplementasikan di satuan pendidikan, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP di Kabupaten Lampung Tengah. Rumusan tersebut diharapkan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan sehingga memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter peserta didik.
Selain itu, Plt Bupati menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari tenaga pendidik, kepala sekolah, pengawas, organisasi profesi pendidikan, hingga peran aktif orang tua dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pendidikan karakter tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah, melainkan membutuhkan dukungan semua pihak.
“Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis Kabupaten Lampung Tengah mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, kearifan lokal, dan budaya bangsa,” ujar Plt Bupati.
Di akhir sambutannya, Plt Bupati berharap FGD ini menjadi ruang diskusi yang produktif dan inspiratif, sekaligus menjadi titik awal penguatan kebijakan serta praktik pendidikan karakter di Kabupaten Lampung Tengah guna mewujudkan generasi emas di masa depan.





