Lampung Tengah – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., menghadiri Workshop Mendongeng Kabupaten Lampung Tengah yang diselenggarakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Lampung Tengah, bertempat di Taman Ceri Glompong, Bandar Jaya, pada Jumat (6/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan budaya literasi di kalangan pendidik melalui metode mendongeng yang edukatif, inspiratif, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt Bunda Literasi Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., Ketua Perkumpulan Penyelenggara PAUD Lampung Tengah Dwi Evayati Welly Adiwantra, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Lampung Tengah Bambang Setiawan, Ketua PGRI Lampung Tengah Partila Umar, Camat Terbanggi Besar, serta narasumber dari pendiri Kampung Dongeng, Mochammad Awam Prakoso.
Dalam laporannya, Ketua PGRI Lampung Tengah Partila Umar menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam menyampaikan materi pembelajaran melalui teknik mendongeng yang kreatif. Metode tersebut dinilai efektif dalam membantu anak memahami pesan moral, nilai karakter, serta menumbuhkan kecintaan terhadap membaca sejak usia dini.
Sementara itu, Plt Bunda Literasi Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri dalam sambutannya menegaskan bahwa mendongeng merupakan salah satu metode efektif untuk membangun kedekatan emosional antara guru dan anak, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebaikan, karakter, dan budaya literasi.
“Melalui dongeng, anak tidak hanya belajar mendengar, tetapi juga belajar membayangkan, memahami, dan merasakan. Hal ini menjadi pondasi penting dalam membangun minat baca dan kecintaan terhadap literasi sejak dini,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri menyampaikan apresiasi kepada PGRI Lampung Tengah atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif bagi dunia pendidikan di daerah tersebut. Ia menekankan bahwa peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang mampu membangun karakter anak melalui pendekatan yang menyenangkan dan bermakna.
“Guru dituntut untuk kreatif. Mendongeng adalah cara sederhana namun sangat kuat dalam membangun karakter, menanamkan nilai moral, serta menumbuhkan minat baca anak. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam memperkuat budaya literasi di masyarakat,” ungkapnya.
Plt Bupati berharap melalui workshop ini, para guru dapat mengimplementasikan teknik mendongeng di lingkungan sekolah masing-masing sehingga tercipta suasana belajar yang lebih interaktif, inspiratif, dan membekas bagi peserta didik.
Workshop ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat gerakan literasi di Kabupaten Lampung Tengah, dimulai dari ruang-ruang kelas melalui sentuhan cerita dan imajinasi.













