Metro – Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, menjadi narasumber dalam Diskusi 7 Tahun Payungi yang berlangsung di Gedung Pesantren Payungi, Kota Metro, Rabu (29/10/2025). Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan Payungi sebagai ruang pengembangan ekonomi kreatif, seni, dan pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas.
Acara turut dihadiri Ketua TP PKK Lampung Tengah, Indria Sudrajat Ardito Wijaya, Wakil Wali Kota Metro, Muhammad Rafieq Adi Pradana, serta Founder Payungi, Dharma Setyawan, bersama para pegiat seni, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif dari berbagai daerah.

Dalam paparannya, Bupati Ardito menekankan pentingnya peran komunitas dan sektor seni kebudayaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menilai bahwa Lampung Tengah memiliki potensi besar di bidang seni, UMKM, dan ekonomi kreatif, yang dapat berkembang pesat melalui kolaborasi antara komunitas dan pemerintah daerah.
“Komunitas seperti Payungi membuktikan bahwa seni dan kebudayaan dapat menjadi ruang bergerak ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah siap mendukung ide, kreativitas, dan gerakan positif yang lahir dari masyarakat,” ujar Ardito.

Bupati juga menyampaikan apresiasinya terhadap Payungi yang selama tujuh tahun telah menjadi contoh nyata inovasi sosial berbasis gotong royong. Menurutnya, keberhasilan Payungi menunjukkan bahwa gerakan masyarakat yang berpijak pada nilai budaya dan lingkungan dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang mandiri dan berkelanjutan.
Perayaan 7 Tahun Payungi menjadi catatan penting bagi perkembangan komunitas lokal di Lampung. Payungi tidak hanya berperan sebagai wadah ekspresi seni dan budaya, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan ekonomi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.









